Sinkronisasi Data Panen: BRMP Banten, Distan Provinsi, dan BPS Bergerak Bersama
Serang, 06/05/2026, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten melakukan pertemuan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten guna koordinasi sinkronisasi data E-Pusluh dan Kerangka Sampel Area (KSA) di Kantor BPS Provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat validitas data luas panen padi di Provinsi Banten agar data pertanian semakin akurat dan selaras antar instansi.
Plt. Kepala BRMP Banten Andry Polos, S.Kom., M.Si melalui Ketua Kelompok Program dan Pengujian Septi Kusumawati, S.P.,M.Sc.
menyampaikan bahwa BRMP Banten mengharapkan agar sinkronisasi data dapat dilaksanakan rutin setiap bulan bersama BPS dan Dinas Pertanian Provinsi Banten. Dalam pertemuan juga disampaikan bahwa Kementerian Pertanian secara rutin melakukan monitoring dan sinkronisasi data luas tambah tanam (LTT) dan panen melalui data E-Pusluh dan KSA. Selain itu, saat ini Kementerian Pertanian sedang mengumpulkan data potensi panen non-LBS, khususnya padi gogo, untuk mendukung prediksi luas panen ke depan.
Dadan Firdaus Setya P., STP, M.Si dari Dinas Pertanian Provinsi Banten menjelaskan bahwa penyuluh pertanian selama ini melaporkan data tanam dan panen melalui aplikasi E-Pusluh. Dadan Firdaus berharap proses validasi dan sinkronisasi dapat menghasilkan data panen yang benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pihak BPS Provinsi Banten melalui Hariyanto, SST, MSi menjelaskan bahwa metode KSA merupakan survei berbasis titik sampel yang digunakan sejak tahun 2018 untuk memantau pola tanam dan luas panen pada lahan baku sawah seluas 194.864 hektare di Provinsi Banten. BPS juga menyampaikan bantuan pompa tahun 2025 memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan luas panen hingga awal tahun 2026, meski tantangan masih terdapat di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang didominasi lahan tadah hujan. Melalui rapat koordinasi bulanan yang disepakati bersama, BRMP Banten, BPS, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota serta penyuluh pertanian diharapkan mampu membangun data pertanian Banten yang semakin valid dan mendukung pengambilan kebijakan pertanian yang tepat sasaran.